Memperkuat Budidaya Bawang Merah Melalui Demo Plot

Pada 30 Maret 2026, BioArk Indonesia bersama para mitranya meluncurkan demo plot budidaya bawang merah di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kota Tangerang Selatan. Dengan luas 420 m², terdiri dari 18 bedeng tanam yang …

Rasa Kesuksesan Bagi Tim Arktivate

Tim produksi Arktivate mengunjungi kebun Pak Yahyah dan sawah Pak Dadang untuk melihat langsung dampak kerja mereka di lapangan. Mereka juga mencicipi hasil panen, merayakan hubungan antara usaha dan hasil nyata.

Acara Sosialisasi Dengan Petani Desa Padamukti

Acara tersebut bertempat di kantor desa Padamukti, yang dihadiri oleh beberapa orang kelompok tani, kami mengenalkan pupuk Arktivate sebagai solusi kepada para petani yang tanah sudah tidak subur lagi dan hasil panennya yang berkurang…

Kunjungan ke Kebun Bawang Daun dan Bayam

Pada 5-6 Februari 2025, kami mengunjungi pertanian bawang daun, di mana tanah yang diberikan Arktivate menunjukkan peningkatan pH yang signifikan dari 3–3,5 menjadi 6,5–7. Kami akan mengevaluasi hasilnya setelah 40 hari saat panen.

Keesokan harinya, di pertanian bayam milik Bapak H. Rahmat di Desa Mekarjaya, Garut, penggunaan pupuk kimia berlebihan telah mengurangi hasil panen. Tim Arktivate, bersama Jeremy, CTO Bio Ark, memberikan demonstrasi aplikasi yang benar. Kami menerapkan Arktivate pada 10 baris tanaman, dengan harapan dapat meningkatkan pH tanah dan produktivitas hasil panen.

Kunjungan ke Pak Deden, Seorang Pengusaha Kopi dari Garut

Pada tanggal 19 Desember 2024, tim Arktivate mengunjungi Pak Deden, seorang pengusaha kopi di Garut yang memiliki kebun kopi seluas 50 hektar dan kedai kopi populer. Ia membudidayakan berbagai jenis biji kopi, dua di antaranya diekspor ke Jepang. Menghadapi penurunan hasil panen akibat tanah yang telah lama menggunakan pupuk kimia, Pak Deden beralih ke Arktivate untuk memulihkan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Dengan tanaman baru yang sudah ditanam, ia mengharapkan hasil dalam waktu satu bulan. Kami berkomitmen untuk mendukung perjalanannya menuju budidaya kopi berkelanjutan.

Kunjungan ke Asosiasi Hotel dan Restoran Bandung

Pada tanggal 17 Desember 2024, kami mengadakan pertemuan yang produktif dengan Asosiasi Hotel dan Restoran untuk membahas tantangan mendesak pengelolaan limbah di Bandung. Diskusi difokuskan pada pencarian alternatif berkelanjutan untuk menggantikan tempat pembuangan akhir (TPA) yang tidak ramah lingkungan maupun ekonomis. Bandung menghasilkan 800 ton limbah organik setiap hari, menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi. Bio Ark berkomitmen untuk mengubah limbah ini menjadi input bernutrisi tinggi untuk lanskap dan pertanian, menggunakan limbah tersebut sebagai bahan dasar untuk pupuk kami, sehingga menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan bagi kota.